Sudah Monopoli Scudetto, Juventus Kapan Juara Liga Champions?

Juventus sekali lagi menjadi kampiun di Liga Italia musim ini. Lantas kapan Juve akan bisa menaklukkan Eropa dengan memenangi Liga Champions?

Bianconeri memastikan Scudetto untuk kedelapan kali berturut-turut usai mengalahkan Fiorentina 2-1 di Stadion Allianz, Sabtu (20/4/2019). Dengan kemenangan itu Juventus mengunci gelar juara usai mengumpulkan 87 poin, unggul 20 poin dari rival terdekatnya Napoli. Partenopei tidak mungkin lagi bisa mengejar perolehan angka Juve, sekalipun berhasil menyapu bersih enam pertandingan sisa yang dimiliki.

Namun, pesta juara Juventus tampak tidak semeriah seperti sebelum-sebelumnya. Di alun-alun utama Turin, dilaporkan hanya sedikit fans yang bernyanyi dan berjoget untuk merayakan gelar juara tim kesayangan mereka. Masih banyak area kosong di lokasi karena tidak terisi penuh oleh Juventini.

Tidak bisa dipungkiri bahwa gelar juara Liga Italia ‘terlalu biasa’ bagi Juventus, apalagi setelah berhasil mendatangkan Cristiano Ronaldo di musim panas. Publik Turin bisa jadi mengharapkan pasukan Massimiliano Allegri bisa mempersembahkan trofi juara Liga Champions, yang terakhir kali mampir pada 1996, atau 23 tahun silam.

Di musim 2018/19 ambisi Si Nyonya Besar mesti kembali kandas. Padahal awalnya Juventus digadang-gadang menjadi kandidat kuat juara setelah diperkuat Ronaldo, superstar yang menjadi kunci sukses Real Madrid memenangi Liga Champions dalam tiga musim beruntun.

“Ini adalah sebuah Scudetto dan perlu dirayakan, karena memang tidak mudah dimenangi,” Allegri mengatakan usai kemenangan atas Fiorentina.

“Kami mengamankan gelar dengan lima pertandingan sisa dan itu membuktikan betapa bagusnya musim kami. Kami sudah memenangi dua trofi tapi saya menyesal karena tersingkir di Liga Champions.”

Juventus tereliminasi di babak perempatfinal usai kalah dari tim nonunggulan Ajax 1-2 (agregat 2-3) di pertandingan leg kedua, tengah pekan ini. Dengan demikian, Juve gagal menuntaskan pekerjaannya meski dalam posisi yang lebih diuntungkan setelah berimbang 1-1 di leg pertama, di Amsterdam.

Sejak mendominasi Italia pada 2011/12, pencapaian terbaik Juve ialah dua kali melaju ke final pada 2014/15 dan 2016/17. Namun, dalam dua musim terakhir, paling banter Juve cuma sampai babak delapan besar.

Pada musim depan, Juventus akan kembali berlaga di Liga Champions. Lalu pertanyaannya: kapan Juve bisa mengakhiri puasa gelar kompetisi antarklub se-Eropa paling elite itu?

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*