Karena Liverpool Tak Mau Jauh-Jauh dari City

Liverpool menang dramatis di kandang Everton akhir pekan kemarin. Itu jadi sinyal kalau The Reds tak mau jauh-jauh dari Manchester City.

Pada laga Derby Merseyside akhir pekan kemarin, Liverpool kesulitan sepanjang pertandingan untuk membongkar pertahanan Everton. Padahal mereka wajib menang untuk menjaga persaingan dengan City di puncak klasemen.

Pasalnya, City menang meyakinkan 3-1 atas Bournemouth dan memimpin lima poin sehari sebelumnya. Maka jika hasil seri didapat, Liverpool hanya akan memangkas jarak satu poin.

Hasil seri tampaknya akan didapat Liverpool sampai Divock Origi mencetak gol di menit keenam masa injury time dan membuat skor berubah jadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah hingga akhir pertandingan. Si Merah tetap menjaga jarak dua poin dengan City di saat Premier League memasuki masa sibuk di bulan November.

“Sangat penting untuk kami bisa tetap mengejar City. Menjaga gawang tetap clean sheet adalah modal untuk terus melaju serta melakukan hal-hal seperti ini,” ujar bek Liverpool, Tren Alexander-Arnold, di Sky Sports.

Bukan sekali ini saja Liverpool meraih poin berkat gol di menit akhir. Sebelumnya menghadapi Paris St-Germain di matchday I Liga Champions serta laga tandang lawan Chelsea, Liverpool mencetak gol di pengujung laga.

Hal ini seperti membuktikan bahwa Liverpool sudah siap mental menghadapi persaingan di Premier League yang begitu ketat musim ini, terutama perebutan gelar juara dan finis empat besar. Apalagi Liverpool akan menghadapi jadwal berat hingga akhir tahun termasuk melawan Manchester United dan Arsenal di kandang, serta tandang ke City awal tahun.

“Saya rasa kami sudah memperlihatkan karakter itu saat menjamu PSG di kandang dan tandang ke Chelsea lalu sekarang Everton – tiga kali musim ini – itu harus kami terus lakukan untuk terus berada di pertandingan dan kemudian meraih poin di menit-menit akhir,” sambungnya.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*