Karena Klopp adalah Mimpi Buruk Tuchel

Paris Saint-Germain boleh lebih diunggulkan untuk mengalahkan Liverpool. Tapi, ingat manajer The Reds, Juergen Klopp, itu mimpi buruk pelatih PSG Thomas Tuchel.

PSG memang kalah 2-3 pada pertemuan pertama di Anfield September lalu. Namun, melihat performa Liverpool yang naik-turun di fase grup Liga Champions musim ini, wajar PSG diunggulkan saat bertemu di Parc des Princes, Kamis (29/11/2018) dini hari WIB.

Apalagi Les Parisiens punya catatan bagus saat berlaga di kandang, tak terkalahkan di 15 laga terakhirnya, dengan rincian 10 kemenangan dan lima hasil imbang,. Belum lagi Liverpool tengah loyo di laga tandang karena sudah kalah di tiga laga tandang beruntun.

Tapi, PSG juga patut mewaspadai catatan kurang oke Tuchel saat menghadapi Klopp. Selama karier kepelatihannya. Tuchel sudah 13 kali bertemu Klopp sejak pertama kali menangani Mainz. Kebetulan Tuchel datang ke Mainz tak lama setelah Klopp meninggalkan klub itu.

Dari 13 pertemuan itu, Tuchel cuma menang sekali pada 10 April 2010 saat Mainz mengalahkan Borussia Dortmund 1-0. Sisanya Tuchel sembilan kali kalah dan tiga kali imbang termasuk dua kekalahan dari tiga kali perjumpaan dengan Liverpool-nya Klopp.

“Saya tidak terkejut dengan performa mereka secara keseluruhan. Juergen melakukan pekerjaan yang luar biasa. dia itu pelatih hebat dan Anda bisa lihat hasil kerjanya selama 3,5 tahun ini,” ujar Tucel seperti dikutip FourFourTwo.

“Dia memang sudah kehilangan satu pemain, Coutinho, dan sudah mengeluarkan banyak uang. Dia melakukan pekerjaan sangat bagus dengan membuat timnya bermain gila seperti ini setiap tiga hari sekali,” sambungnya.

“Di saat bersamaan kami merasa bisa mendapat kemenangan di laga tandang kmren dan itu terbukti. Saya yakin Liverpool akan tampil berbeda ketimbang di Belgrade (saat kalah 0-2 dari Red Star).”

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*