Jacksen: Ini Momen Terbaik Indonesia Jadi Juara Piala AFF

Kesempatan kadang tak datang dua kali dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin, termasuk oleh Timnas Indonesia yang selangkah lagi menuju gelar Piala AFF.

Sebenarnya ini bukan kesempatan pertama Indonesia tampil di final ajang sepakbola antar negara-negara Asia Tenggara tersebut. Final tahun 2016 ini adalah yang kelima untuk ‘Skuat Merah Putih’.

Sayangnya di empat kesempatan sebelumnya, Indonesia selalu gagal jadi juara. Pada tahun 2000 dan 2002, Indonesia dikalahkan Thailand di final yang saat itu masih berlangsung satu leg.

Sementara saat final memakai format kandang-tandang, Indonesia lagi-lagi gagal jadi juara. Pada 2007, mereka kalah dari Singapura sementara enam tahun lalu takluk dari Malaysia.

Tahun ini peluang Indonesia untuk menjadi juara kembali terbuka dan setidaknya lebih baik dari edisi 2007 dan 2010. Saat ini Indonesia dalam kondisi unggul 2-1 di leg pertama yang dihelat hari Rabu lalu.

Pada leg kedua final yang dihelat di Rajamangala Stadium, Sabtu (17/12/2016) malam WIB nanti, Indonesia hanya butuh hasil imbang untuk bisa membawa pulang trofi Piala AFF pertamanya.

“sebenarnya semua mau amankan hasil dengan jumlah gol yang lebih banyak kalau bermain di kandang. Tapi kalau kita melihat lawan kita (Thailand) yang begitu berpengalaman dan beberapa kejadian di leg kedua dengan Vietnam away. Saya rasa Timnas Indonesia sudah punya cukup pengalaman buat lakukan sebuah sejarah baru di pentas Piala AFF, meskipun melawan raksasa sepakbola Asia Tenggara Thailand di kandangnya sendiri,” ujar mantan pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F Tiago, dalam perbincangan dengan detikSport.

Lebih lanjut, Jakcsen menyebut dengan kekuatan yang sudah diperlihatkan Indonesia selama turnamen ini, lawan akan lebih respek dan tentu saja merasa gentar saat berjumpa Indonesia.

Buktinya Vietnam dan Thailand pun dibuat kerepotan oleh Indonesia yang sempat absen 1,5 tahun karena skorsing FIFA tersebut. Maka dari itu Indonesia harus bisa membuktikan bahwa mereka pantas jadi juara.

“Saya tidak bisa menebak dengan persis apa yang akan terjadi, karena sebagai pelatih tidak cukup melihat dari jauh sebuah tim. Kita harus mengukur dari aspek teknis, fisik, taktik maupun fisik seluruh anggota Tim. Saat ini dari jauh saya tidak ada feedback itu untuk bicara lebih jauh tentang apa yang akan terjadi,” sambungnya.

“Tapi satu hal saya bisa memastikan, tidak ada satupun orang di Asia Tenggara saat ini yang meragukan kemampuan Indonesia untuk keluar sebagai Juara. Thailand dengan segala keunggulan dan kekuatan yang ada pada tim saat ini, saya yakin bahwa mereka juga memperhitungkan seorang Boaz, Lilipaly, Andik, Zulham, Ferdinand, dan yang paling membanggakan kami adalah Hansamu (Yama) serta Manahati (Lestusen) bisa juga keluar sebagai penentu. So, kesimpulan saya adalah bahwa inilah momen terbaik Indonesia dalam even AFF tahun ini,” tutup pelatih asal Brasil tersebut.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*