Dianggap Tsubasa Ozora di Dunia Nyata, Siapa Sih Takefusa Kubo?

Pada 1981, komikus asal Jepang, Yoichi Takahashi, membuat komik dengan tema sepak bola. Saat itu, ide Takahashi dinilai terlalu berani.

Sebab, sepak bola bukanlah olahraga populer bagi masyarakat Jepang. Publik Negeri Matahari Terbit itu sudah terlanjut jatuh cinta dengan baseball ataupun sumo.

Mencoba mendobrak sejarah, Takahashi memperkenalkan komik berjudul, Captain Tsubasa. Memulai terbit 13 April 1981, Captain Tsubasa ternyata mendapat sambutan positif bagi para pembaca.

Memang, Takahashi berani menerbitkan cerita sepak bola karena terinspirasi sosok yang ada di dunia nyata, Kazuyoshi Miura. Tidak dipungkiri ada beberapa jalan cerita Captain Tsubasa yang mirip dengan karier Miura.

Pada akhirnya, Takahashi merampung 37 seri Captain Tsubasa dalam waktu tujuh tahun. Pada 1988, Captain Tsubasa terjual 80 juta kopi di seluruh dunia dan menjadi komik serial terlaris pada saat itu.

Kesuksesan Captain Tsubasa berkembang tidak hanya dalam bentuk komik atau dalam biasa disebut manga. Kisah Captain Tsubasa ikut diangkat lewat layar kaca dalam bentuk anime.

Apa yang dilakukan Takahashi tidak hanya berhasil dari segi komersial. Banyak pembaca, terutama anak-anak turut terinspirasi dari tokoh-tokoh yang hadir di Captain Tsubasa, sebut saja Tsubasa Ozora, Kojiro Hyuga, Taro Misaki, Genzo Wakabayashi, sampai Jun Misugi.

Satu di antara pembaca tersebut adalah Hidetoshi Nakata. Pesepak bola Jepang yang meraih kesuksesan di Italia saat bersama AS Roma pada awal 2000-an. Perlahan, sepak bola Jepang mulai menggeliat. Pada masa sekarang, sudah banyak pemain Jepang yang berkarier di Eropa, benua tempat sepak bola dilahirkan.

Musim panas ini, satu pemain asal Jepang kembali mencuri perhatian. Takefusa Kubo yang masih berusia 18 tahun direkrut klub peraih trofi terbanyak Liga Champions, Real Madrid.

Lantas, apa hubungan Kubo dengan cerita Captain Tsubasa di atas? Entah terinspirasi atau tidak, Kubo memiliki visi dan misi seperti Tsubasa Ozora.

“Saya belajar tentang banyak hal sebagai pemain dan pribadi, baik di dalam maupun luar lapangan. Saya akan bersenang-senang,” kata Kubo saat pengenalan sebagai pemain Real Madrid.

“Bersenang-senang”, slogan Kubo yang mirip dengan sikap Tsubasa Ozora di lapangan. Bagi pencinta manga ataupun anime Captain Tsubasa, tentu tidak asing dengan kata-kata itu ataupun “berteman dengan bola” yang sering dilontarkan Tsubasa Ozora.

Perjalanan Kubo sangat pas dikaitkan dengan Tsubasa Ozora. Sama-sama masih muda, Kubo pernah menjadi bagian dari Barcelona. Pada seri anime, Tsubasa Ozora bermain di Catalunya, sebuah klub yang bisa diartikan Barcelona.

Namun, kisah Tsubasa Ozora versi anime hanya berakhir sampai Catalunya. Begitupun perjalanan Kubo yang terpaksa “didepak” Barcelona pada 2015 karena klub itu dinyatakan bersalah oleh FIFA soal perekrutan pemain muda.

Beda anime, beda pula kehidupan nyata. Karier Kubo berlanjut ke FC Tokyo pada 2015. Empat tahun kemudian, Kubo membuat heboh publik sepak bola dengan bergabung di Real Madrid.

Keputusan ini sempat disesali Joan Vila, satu di antara pelatih tim muda Barcelona. Vila merupakan bekas pelatih yang pernah menangani Kubo di tim muda Barcelona.

“Membiarkan Kubo pergi dan bergabung dengan Real Madrid merupakan kesalahan besar. Dia ditakdirkan menjadi pemain utama (Barcelona). Dia memiliki potensi besar dengan etos kerja dan disiplin luar biasa,” kata Vila.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*