Betapa Kecewanya Juergen Klopp

Liverpool's German manager Jurgen Klopp celebrates their late equalising goal to level the score at 2-2 the English Premier League football match between Liverpool and West Bromwich Albion at Anfield in Liverpool, northwest England, on December 13, 2015. AFP PHOTO / OLI SCARFF RESTRICTED TO EDITORIAL USE. No use with unauthorized audio, video, data, fixture lists, club/league logos or 'live' services. Online in-match use limited to 75 images, no video emulation. No use in betting, games or single club/league/player publications. / AFP / OLI SCARFF (Photo credit should read OLI SCARFF/AFP/Getty Images)

Juergen Klopp tak bisa menyembunyikan kekecewaan usai kekalahan Liverpool dari Red Star Belgrade. Klopp tahu anak asuhnya tidak bermain bagus.

Melawat ke markas Red Star dalam lanjutan Matchday keempat Liga Champions, Rabu (7/11/2018) dinihari WIB, Liverpool tak kuasa membendung agresivitas tuan rumah di babak pertama.

Lini belakang yang musim ini terbilang solid beberapa kali membuat kesalahan karena membiarkan para pemain Red Star membuat peluang, Milan Pavkov menghukum lewat gol sundulannya pada menit ke-22.

Tak berhenti sampai di situ, tujuh menit berselang, Pavkov mencetak gol keduanya lewat tendangan dari luar kotak penalti tanpa ada yang menghalangi pergerakannya. Usai unggul 2-0, Red Star relatif bisa mengunci pertandingan dan membiarkan Liverpool bermain tanpa arah.

Meski punya banyak attempts, Liverpool terbilang mati kutu karena tak mampu memberikan ancaman berarti dan skor tersebut bertahan hingga laga usai.

Usai laga, Klopp mengungkapkan kekecewaan yang mendalam melihat permainan anak asuhnya di laga tersebut. Liverpool pun disebut telat bereaksi atas gol-gol Red Star sehingga sulit mengejarnya.

“Para pemain sangat kecewa, saya sangat kecewa, dan kami harusnya bisa lebih baik. Kami harus tampil lebih baik karena kami sebetulnya bisa melakukan itu, tapi malam ini semua sudah terlambat,” ujar Klopp seperti dikutip BBC.

“Mereka punya banyak peluang lewat bola mati dan salah satunya berujung gol. Lalu, tak lama kemudian mereka mencetak gol kedua dan atmosfernya pun berbeda, Anda bisa merasakan itu. Mereka menguasai pertandingan dan kami harus bisa mengatasi itu,” sambung Klopp.

Be the first to comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*